Image and video hosting by TinyPic

Thursday, January 27, 2011

Terbesit Dirimu

Kesendirian itu terkadang menyenangkan. Mengapa tidak? Disaat sendiri, kita bisa berpikir tentang makna kehidupan yang selama ini kita lupakan atau hanya melaluinya tanpa arti. Aku menyadari ini saat ia sudah tak lagi disisi ku. Tak lagi menemani senyum bahagia dan tetesan duka ini. Sambil menengadah ke arah langit yang sangat sangat luas dengan hamparan awan yang bergerumul. Cantik, teramat sangat cantik jika dinikamati hanya seorang diri. Aku sudah berjanji untuk tak meneteskan air mata ini jika mengingat dirinya. Di padang ilalang yang menguning dan rimbun, sambil merebahkan diri diatas batu besar yang memang tersedia untuk tempat merenung, aku terus merenungi kepergiannya yang sudah delapan tahun ini. Apa aku sudah cocok disebut sebagai wanita dewasa?. Atau hanya sebagai seorang anak perempuan yang tak sanggup menahan tangis??. Memang, dia tak berharga lagi bagiku dan hidupku. Aku tak menghiraukan ketidak hadiran dirinya lagi setelah kita berpisah. Tapi, sesaat aku merindukan dirinya yang berdiri disampingku seperti itu lagi.

HALUSINASI!!!
Aku terus meyakinkan diriku, bahwa ini hanyalah omong kosong seorang wanita yang dilanda kesepian, kesepian akan cinta.  Ilalang yang menguning itu terus bergoyang diterpa angina. Begitu lembut di mataku, bagaikan lambaian ramah dari seseorang yang sudah lama dikenal. Aku menutup mata untuk beberapa puluh menit, tanpa tahu apa yang aku pikirkan. Aku terus mendengarkan bisikkan angin yang membisiki ku kata-kata yang menenangkan hatiku yang benar-benar dilanda gundah, asa, dan penuh kesedihan ini. Memang cerita kita telah usai, telah tenggelam dan tak kan pernah kembali lagi. Tapi, apa aku salah jika  megingat cerita ini sekali lagi?. 



Inspirasi : Tohpati ft Glenn F – Jejak Langkah Yang Kau Tinggalkan



set (c) KIRANA

0 comments:

Post a Comment