Image and video hosting by TinyPic

Thursday, January 6, 2011

THIS WORLD IS YOURS (Dunia ini Milikmu)

Inspired : Plingmin Band

THIS WORLD IS YOURS



“KENTA….!!!”
Lelaki yang sedang melamun di beranda rumah berlantai dua hanya menghisap rokok nya dengan sangat tidak peduli dengan suara yang memanggilnya. Entah apa yang ada di pikirannya.
“KENTAAAA…!!!!”
Sekali lagi, laki-laki berambut kuning itu tak menggubris suara yang sudah naik menjadi tiga oktaf.
“Kenta…??”
Lelaki itu akhirnya menoleh ke arah suara yang memanggilnya dan dengan tatapan yang sangat putus asa, ia hanya memandang orang yang memanggilnya tanpa berbicara sepatah kata pun.
“Kenta, kamu kenapa sih??”
“Tidak apa-apa. Memangnya apa urusan mu?” Dengan nada yang sangat menusuk.
“Urusan ku? Urusan ku banyak dengan mu!!”
“Pulanglah…”
“Pulang?? Aku kesini untuk menemuimu!!”
Lelaki itu kembali menatap langit sambil menghisap rokok yang hampir habis.

“Kamu tahu? Terkadang berdiam diri seperti ini jalan terbaik untuk sementara.”
Puntung rokok yang baru saja habis di taruh di asbak dekat dengan kakinya. Ia menghela nafas dengan sangat panjang.
“Aku tak tahu harus kemana....”
(Grebb!) Pelukan lembut telah membuat air mata Kenta mengalir kian deras tanpa ia sadari.
“Kimiko…….”
“Aku disini Kenta!! Tidak kah kau lihat aku berjuang untuk menemui mu?” Kenta menghapus air mata nya dengan sangat emosi. Ia tahu hanya Kimiko yang bisa mengerti dirinya tanpa harus ia berbicara panjang lebar.
“Aku disini Kenta, Aku disini untuk mu…” Perempuan itu terus memeluk Kenta dengan penuh kasih sayang. Terlihat Kenta yang melemas di pelukan Kimiko sambil terus menangis.
“Aku GILA… Aku tak tahu apa yang harus kulakukan!!!” Tangisan Kenta membuat Kimiko ikut menangis sambil terus mengusap rambut Kenta dan menguatkan hatinya.
“Kenta, kau harus kuat…. Bagaimanapun mereka menilai dan memandang kita, tapi kita harus menunjukkan bahwa DIRI KITA adalah yang terbaik dan bisa melakukannya…” Kimiko mengusap air mata Kenta yang masih kian derasnya. Kenta berusaha menghentikan air mata yang telah ia tahan-tahan selama ini, di usap dengan kasar berkali-kali sampai akhirnya air mata itu berhenti dengan sendirinya.
“Mereka tak tahu apa yang ku perbuat, tak tahu bagaimana aku berusaha, hanya mengerti aku yang buruk-buruk saja tanpa bertanya atau mencari tahu lebih jelas!!” Suara Kenta menjadi tinggi dua oktaf karena amarah telah menyelimuti hatinya. Kenta berasal dari keluarga broken-home.
“Keluarkan saja apa yang kau rasakan Kenta…” Kimiko tetap dengan penuh senyum kasih sayang di samping Kenta, dan lelaki itu menuangkan rasa amarah, benci, sedih, sakit hati dan merasa tak berdaya kepada Kimiko dengan tatapan penuh keputus asaan. Kimiko hanya mendengarkan dengan penuh perhatian dan menjadikan Kenta sebagai orang yang berarti penuh baginya. Terkadang orang dewasa tak bisa mendengar apa yang kita rasakan walau sudah berusaha keras berteriak. Atau mereka yang tak ingin mendengar kita??

“Kimiko?”
“Iya Kenta, aku disini.” Dengan senyum manis Kimiko menatap wajah sembab Kenta.
“……….” Kenta langsung mengurungkan niatnya untuk melanjutkan kalimatnya.
“YUK PERGI…” Kimiko dengan senyum yang sangat membuat hati kenta merasa nyaman mengulurkan tangannya ke arah Kenta.
“Kali ini aku yang mentraktir mu ya!!!” Dengan nada riang dan penuh senyuman, Kenta langsung menangkap tangan Kimiko dan menariknya keluar dari rumah. Mereka langsung mengeluarkan motor matic berwarna hitam dan langsung memacu ke arah yang di tuju. Langit biru yang sangat memancarkan cahaya kebahagiaan menemani mereka sampai di tempat tujuan.
“Ini..” Kenta menyodorkan es krim cokelat kesukaan Kimiko. Tak ada yang bisa membuat Kenta begitu bersemangat selain melihat senyum Kimiko.
“Waahh… Aku mau dua!!!” Dengan muka yang terus memamerkan sederet giginya, Kenta membelikan satu batang es krim dengan rasa yang sama dan memberikannya kepada Kimiko.
“Kali ini aku mau kau menuruti ku, OK!!”
“Apa??” Kenta langsung menggendong tubuh mungil Kimiko menuju ombak yang sudah memanggil-manggil mereka untuk segera membasahi badan.
“Kyaaaa!!!! Aku kan tak bawa baju ganti!!!” Kimiko menekuk wajahnya dengan kesal tapi langsung mengganti raut wajahnya dengan senyum bahagia.
“Tenang Kimiko, aku bawa baju ganti sebelum aku mengajakkmu kesini.”
“Jadi?? Kamu sudah menyiapkannya lebih dahulu??!!!” Mata Kimiko membelalak.
“Bohong nya sih, tidak.. Ahahahahaahaa!!!” Mereka menghabiskan siang ini bersenang-senang dengan air laut. Kebahagiaan memang tak bisa di beli dengan uang semata.

“Kimiko…”
“Ya?”
“Aku ingin terbang bersama mu…” Kimiko langsung memeluk Kenta dengan erat.
“Terbanglah…!! Karena Dunia ini Milikmu……!!!!”



set (c) KIRANA

0 comments:

Post a Comment