Image and video hosting by TinyPic

Saturday, January 15, 2011

Katakan Sekali Lagi

Benar saja, sinar matahari yang sedikit menyiksa mata telah menyapa diriku yang terlelap entah sejak kapan berada di atas meja belajar. Ternyata aku tertidur diatas buku harian yang sedang kutulis malam itu. Memang, aku sedang sangat tidak bersemangat. Ingin rasanya aku tak ingin membuka mata ku lagi. Entah apa yang ku tulis sampai tak ku mengerti apa yang sebenarnya ku tulis. Matarari pagi ini memang seperti memaksa ku untuk mengarungi hari yang tak ingin kulalui.
“Bisakah engkau menunggu sampai aku siap bermandikan keringat di bawah sinar cemerlang mu?” Aku mencoba untuk merayu matahari untuk segera membiarkan ku tak beranjak dari dalam kamar ku. Tapi suara handphone ku berbunyi dengan kencangnya sampai membuatku tersadar dari lamunan. Aku beranjak dari kursi yang dari tadi menahan tubuhku untuk tak bergerak dari tempatnya. Dari siapa kah gerangan SMS ini? Segera saja kubuka SMS yang tak bernama itu.

“Lup Yaaa…”

Tak sadar air mata ku jatuh dengan derasnya. Hanya satu kalimat itu, jantung ku tetap bisa bernafas. Tak ada kalimat lain yang seindah kalimat itu. Ya Allah, Sadarkan aku, bahwa rasa ini tak kan mungkin bersemi selamanya. Sadarkan aku, bahwa rasa ini tak akan pernah kekal seperti yang sudah-sudah. Tapi dalam hatiku, aku sangat menyayangi dirinya. Lebih daripada aku menyayangi diriku sendiri.






set (c) KIRANA

0 comments:

Post a Comment